Pelindo Kenalkan Potensi Pelabuhan Belawan kepada Pelaku Usaha dalam Rangkaian IMT-GT 2026

Bisnis 09 Sep 2026 23:18 3 min read 4 views By Faisal
Pelindo Kenalkan Potensi Pelabuhan Belawan kepada Pelaku Usaha dalam Rangkaian IMT-GT 2026
Dorong Konektivitas Perdagangan, Pelindo Buka Peluang Bisnis Belawan–Johor

BELAWAN, MATANUSANTARABERITA.my.id — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 memperkenalkan potensi dan konektivitas Pelabuhan Belawan kepada sejumlah pelaku usaha dalam rangkaian kegiatan Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Belawan, Rabu (9/9/2026), diikuti Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai, Johor Port, Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta sejumlah pelaku usaha. Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut kegiatan Business Matching IMT-GT 2026 yang digelar di Medan pada 7–10 September 2026.

Rombongan diterima Executive Director Regional 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Jonedi Ramli bersama Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan Yusrizal. Hadir pula Ketua KADIN Kota Dumai Zulfan Ismaini, Head Container Commercial Department Johor Port Raj Nadarajan, dan Senior Manager Transaksi BRI Regional Office Medan Hanafi Ginting.

Kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke kawasan Pelabuhan Belawan. Para peserta melihat fasilitas, aktivitas operasional, layanan, serta konektivitas pelabuhan yang menjadi salah satu simpul penting perdagangan di wilayah Sumatera.

Setelah peninjauan lapangan, Pelindo memaparkan profil, fasilitas, layanan, dan potensi pengembangan Pelabuhan Belawan. Paparan tersebut dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerja sama di sektor kepelabuhanan dan perdagangan.

Jonedi Ramli mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan Pelabuhan Belawan secara lebih dekat kepada dunia usaha sekaligus membuka ruang pembahasan mengenai peluang kerja sama.

^“Pelabuhan Belawan memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas dan aktivitas perdagangan di wilayah Sumatera. Melalui kunjungan ini, para pelaku usaha dapat melihat secara langsung fasilitas dan layanan yang tersedia sekaligus memperoleh gambaran mengenai potensi Pelabuhan Belawan yang dapat mendukung pengembangan aktivitas perdagangan,”^ ujar Jonedi.

Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan itu adalah peluang konektivitas pelayaran antara Belawan dan Johor Port. Pembahasan diarahkan untuk melihat potensi pengembangan jalur pelayaran yang dapat memperkuat konektivitas serta mendukung pergerakan barang antara kedua wilayah.

Selain sektor kepelabuhanan, BRI turut memaparkan dukungan dan peluang pembiayaan bagi dunia usaha. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan business discussion yang mempertemukan Pelindo, KADIN Kota Dumai, Johor Port, BRI, dan para pelaku usaha.

Yusrizal mengatakan, kunjungan lapangan memberikan gambaran yang lebih konkret kepada para peserta mengenai aktivitas dan fasilitas Pelabuhan Belawan.

^“Melalui kunjungan ini, para pelaku usaha dapat melihat langsung aktivitas dan fasilitas yang ada di Pelabuhan Belawan. Kami berharap pertemuan dan diskusi yang berlangsung dapat memberikan gambaran mengenai potensi Pelabuhan Belawan sekaligus membuka ruang bagi peluang bisnis yang dapat dikembangkan ke depan,”^ kata Yusrizal.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi antarpelaku usaha dan mengidentifikasi peluang yang dapat ditindaklanjuti setelah pelaksanaan Business Matching IMT-GT 2026.

Pelindo Regional 1 berharap pengenalan langsung terhadap fasilitas dan konektivitas Pelabuhan Belawan dapat memperluas pemahaman dunia usaha sekaligus mendorong penjajakan kerja sama baru, khususnya dalam mendukung aktivitas perdagangan dan konektivitas antarkawasan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Pelabuhan Belawan sebagai bagian dari jaringan konektivitas perdagangan regional yang menghubungkan Sumatera dengan kawasan Malaysia dan Thailand melalui kerja sama dalam kerangka IMT-GT.

(FS) 

Chat with us on WhatsApp